This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Selasa, 24 Oktober 2023

Komunitas Belajar

Komunitas Belajar

Apa itu komunitas belajar ?

Sekelompok Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PTK) yang belajar bersama dan berkolaborasi secara berkelanjutan dengan tujuan yang jelas dan terukur untuk meningkatkan kualitas pembelajaran sehingga berdampak pada hasil belajar murid.

Tujuan komunitas

Mempelajari dasar-dasar dari kurikulum merdeka secara kolektif untuk mengoptimalisasi Implementasi Kurikulum Merdeka Berbagi praktik baik mengenai implementasi kurikulum merdeka Mendukung dan mendorong satu sama lain dalam meng- implementasikan kurikulum merdeka

Ragam aktivitas belajar bersama dan berbagi praktik baik di komunitas belajar dalam sekolah antaralain:

1.berdiskusi tentang RPP/modul ajar dengan topik yang menantang buat murid, rubrikpenilaian,asesmen,dansebagainya; 2.bertukarmenilaihasilbelajar murid; 3.berbagi masalah pembelajaran yang dihadapi murid dan mendiskusikan alternatif pemecahan masalahbersama-sama; 4.saling mengobservasi pembelajaran di kelas, dan melakukan refleksi hasil observasi bersama-sama(misallessonstudy); 5.berbagipraktik baikyang telahdilakukan; 6.melakukan penelitian tindakan kelas bersama terhadap masalah pembelajaran yang dihadapi.

3 IDE BESAR KOMUNITAS BELAJAR DALAM SEKOLAH

Pada kegiatan komunitas belajar dalam sekolah terdapat Tiga Ide Besar yang menjadi landasan dalam menjalankan seluruh kegiatan di dalamnya. Tiga Ide Besar ini akan memastikan komunitas belajar berkontribusi pada pembelajaran berkualitas yang dilakukan secara kolaboratif untuk meningkatkan hasil belajar murid.


Minggu, 04 Juni 2023

Perjusami SDN 009 Ratte

Perjusami SDN 009 Ratte,Kegiatan perkemahan jumat sabtu minggu sdn 009 ratte tanggal 26 - 28 mei 2023

Perkemahan adalah kegiatan di luar ruangan yang melibatkan tinggal sementara di alam terbuka, seperti di hutan, gunung, dan area camping. Biasanya, perkemahan melibatkan mendirikan tenda, memasak makanan di luar, menjelajahi alam, dan berpartisipasi dalam kegiatan rekreasi alam lainnya, sebagai bentuk pendidikan diluar kelas bagi peserta didik dalam rangka membina karakter siswa meningkatkan pengetahuan siswa tentang dunia kepramukaan dan memberikan keterampilan hidup.



Berikut adalah beberapa informasi umum yang mungkin Anda ingin ketahui tentang perkemahan:

Memilih lokasi: Pilihlah lokasi perkemahan yang sesuai dengan preferensi dan kemampuan fisik Anda. Pastikan untuk memperhatikan faktor-faktor seperti aksesibilitas, fasilitas yang tersedia (toilet, air bersih, dll.), keindahan alam sekitar, dan persyaratan perizinan jika ada.

Persiapan dan peralatan: Pastikan Anda memiliki perlengkapan dasar seperti tenda, sleeping bag, matras, peralatan memasak, peralatan makan, alat penerangan, dan perlengkapan pribadi seperti pakaian yang sesuai dengan kondisi cuaca, obat-obatan pribadi, dan perlengkapan keamanan seperti kompas atau peta.

Keselamatan: Perhatikan aturan keselamatan saat berada di alam terbuka. Misalnya, simpan makanan dengan benar untuk mencegah serangan binatang liar, hindari membuang sampah sembarangan, waspadai kondisi cuaca yang berubah-ubah, dan ikuti petunjuk penggunaan alat-alat yang digunakan.

Kegiatan di alam: Manfaatkan waktu di alam untuk menjelajahi dan menikmati keindahan sekitar. Anda dapat melakukan kegiatan seperti hiking, mendaki gunung, berenang, memancing, berkayak, atau bahkan hanya bersantai dan menikmati suasana alam.

Peraturan lingkungan: Penting untuk menjaga kebersihan dan melindungi lingkungan selama perkemahan. Jaga alam tetap asri dengan tidak membuang sampah sembarangan, menghindari kerusakan alam, dan menghormati hewan dan tumbuhan setempat.

Keselamatan api: Jika Anda membuat api unggun atau menggunakan kompor untuk memasak, pastikan untuk melakukannya dengan aman. Selalu ikuti peraturan kebakaran setempat dan pastikan untuk memadamkan api sepenuhnya sebelum meninggalkan area perkemahan.

Etika perkemahan: Hormati kebutuhan dan privasi perkemahan tetangga Anda. Hindari membuat kebisingan yang berlebihan, ikuti peraturan tentang hewan peliharaan jika ada, dan jaga kebersihan dan kerapihan area perkemahan.

Ingatlah selalu untuk merencanakan dan mempersiapkan segala sesuatunya dengan baik sebelum melakukan perkemahan. Kegiatan perkemahan adalah kesempatan yang baik untuk bersantai, terhubung dengan alam, dan menikmati waktu berkualitas dengan teman, keluarga, atau sendiri.

Perjusami SDN 009 Ratte

Jumat, 12 Mei 2023

 Penyegaran Pembina Gudep SDN 009 Ratte

Sebagai pembina pramuka, ada beberapa cara untuk melakukan penyegaran dan memperbarui pengetahuan tentang kepramukaan, di antaranya:

Mengikuti pelatihan dan kursus kepramukaan yang diselenggarakan oleh organisasi pramuka setempat atau nasional. Dalam pelatihan ini, pembina pramuka akan mendapatkan materi-materi baru tentang kepramukaan dan juga dapat bertukar pengalaman dengan pembina pramuka lainnya.

Membaca literatur kepramukaan, baik itu buku, majalah, atau artikel tentang kepramukaan. Pembina pramuka dapat mencari sumber-sumber ini di perpustakaan, toko buku, atau di internet.

Melakukan observasi langsung pada kegiatan pramuka yang dilakukan oleh kelompok pramuka lain atau organisasi pramuka setempat. Dalam observasi ini, pembina pramuka dapat belajar dari cara-cara lain dalam mengorganisir kegiatan pramuka dan mendapatkan ide-ide baru untuk kegiatan pramuka di kelompoknya.

Berdiskusi dan berbagi pengalaman dengan pembina pramuka lainnya. Pembina pramuka dapat mengadakan pertemuan atau diskusi rutin dengan pembina pramuka dari kelompok pramuka lain untuk bertukar pengalaman dan belajar dari pengalaman yang telah mereka miliki.

Mencoba hal-hal baru dalam kegiatan pramuka. Pembina pramuka dapat mencoba kegiatan atau metode baru dalam kegiatan pramuka untuk memperbarui pengetahuan dan keterampilan mereka.

Dengan melakukan beberapa cara di atas, pembina pramuka dapat melakukan penyegaran dan memperbarui pengetahuan tentang kepramukaan sehingga dapat lebih baik lagi dalam membimbing anggota pramuka di kelompoknya.






Jumat, 21 April 2023

Praktik Baik_Peningkatan performa mengajar guru melalui supervisi akademik


Peningkatan performa mengajar guru melalui supervisi akademik

Secara definisi, supervisi akademik merupakan serangkaian aktivitas yang bertujuan untuk memberikan dampak secara langsung pada guru dan kegiatan pembelajaran mereka di kelas. Supervisi akademik perlu dimaknai secara positif

sebagai kegiatan berkelanjutan yang meningkatkan kompetensi guru sebagai pemimpin pembelajaran dalam mencapai tujuan pembelajaran yakni pembelajaran yang berpihak pada anak. 

praktik baik guru dapat kita bagikan dapat berbentuk cerita praktik baik dan video praktik baik, praktik yang memenuhi standar kriteria adalah praktik baik yang menerapkan metode STAR (Situasi, Tantangan, Aksi dan Refleksi)

S: Situasi adalah Kondisi yang menjadi latar belakang masalah, mengapa praktik ini penting untuk dibagikan, apa yang menjadi peran dan tanggung jawab anda dalam praktik ini. 

T: Tantangan adalah Apa saja yang menjadi tantangan untuk mencapai tujuan tersebut? 

A: Aksi adalah Langkah-langkah apa yang dilakukan untuk, menghadapi tantangan tersebut? Strategi apa yang digunakan?,Bagaimana prosesnya? Siapa saja yang terlibat? Apa saja sumber daya atau materi yang diperlukan untuk melaksanakan strategi ini ?

R: Refleksi adalah Bagaimana dampak dari aksi? ,Apakah hasilnya efektif atau tidak efektif?  Mengapa? , Bagaimana respon orang lain terkait dengan strategi yang dilakukan? Apa pembelajaran dari keseluruhan proses tersebut?

Contoh Praktik Baik versi Cerita Praktik Baik

Peningkatan performa mengajar guru melalui supervisi akademik

Meningkatkan Performa Mengajar Guru Melalui Supervisi Akademik

https://youtu.be/c-4qO3F5heE

Apakah Praktik Baik itu ?

 Apakah Praktik Baik itu ?

Praktik baik (best practice) adalah proses, kegiatan, atau strategi yang telah terbukti efektif dan diakui sebagai standar terbaik dalam industri atau bidang tertentu. Praktik baik didasarkan pada pengalaman dan pembelajaran yang terjadi seiring waktu dan telah diuji coba untuk memberikan hasil yang diinginkan. Berikut adalah beberapa contoh praktik baik:

Menerapkan strategi pembelajaran yang bervariasi dan interaktif: Strategi pembelajaran yang bervariasi dan interaktif dapat membantu siswa memperoleh pemahaman yang lebih baik dan meningkatkan keterlibatan mereka dalam pembelajaran. Strategi pembelajaran seperti pembelajaran berbasis proyek, diskusi kelompok, dan eksperimen dapat membantu siswa belajar secara lebih efektif.

Menggunakan teknologi pendidikan: Teknologi pendidikan dapat membantu siswa memperoleh pemahaman yang lebih baik dan meningkatkan keterlibatan mereka dalam pembelajaran. Teknologi seperti video pembelajaran, aplikasi pembelajaran, dan game pembelajaran dapat membantu siswa belajar secara lebih interaktif dan menarik.

Menerapkan pendekatan pengajaran yang berpusat pada siswa: Pendekatan pengajaran yang berpusat pada siswa dapat membantu siswa memperoleh pemahaman yang lebih baik dan meningkatkan keterlibatan mereka dalam pembelajaran. Pendekatan seperti pembelajaran kooperatif dan pengajaran diferensial dapat membantu siswa belajar secara lebih efektif.

Memberikan umpan balik yang konstruktif: Umpan balik yang konstruktif dapat membantu siswa memperoleh pemahaman yang lebih baik dan meningkatkan keterlibatan mereka dalam pembelajaran. Memberikan umpan balik yang efektif dapat membantu siswa memahami kekuatan dan kelemahan mereka dalam belajar dan meningkatkan kinerja mereka di masa depan.

Memperhatikan kebutuhan siswa yang beragam: Setiap siswa memiliki kebutuhan yang berbeda-beda dalam belajar. Penting untuk memperhatikan kebutuhan siswa yang beragam seperti siswa dengan kebutuhan khusus, siswa yang memiliki kecepatan belajar yang berbeda, dan siswa yang memiliki gaya belajar yang berbeda.

Melibatkan orang tua dan wali murid: Melibatkan orang tua dan wali murid dalam proses pembelajaran dapat membantu siswa memperoleh dukungan yang diperlukan dan meningkatkan keterlibatan mereka dalam pembelajaran.

Menerapkan evaluasi dan penilaian yang terstruktur: Evaluasi dan penilaian yang terstruktur dapat membantu siswa memperoleh pemahaman yang lebih baik dan meningkatkan kinerja mereka dalam pembelajaran. Evaluasi seperti ujian, tugas, dan proyek dapat membantu siswa memahami kemajuan mereka dalam pembelajaran.









Membangun Komunitas Belajar Efektif dengan prinsip Komunitas Praktisi

MEMBANGUN KOMUNITAS BELAJAR EFEKTIF DENGAN PRINSIP KOMUNITAS PRAKTIS


Komunitas belajar adalah kelompok orang yang memiliki minat atau tujuan yang sama untuk belajar dan saling berbagi pengetahuan. Biasanya, komunitas belajar terdiri dari orang-orang yang ingin meningkatkan kemampuan atau keahlian dalam suatu bidang tertentu, seperti bahasa asing, pemrograman, seni, atau olahraga.

Tujuan utama dari komunitas belajar adalah untuk menciptakan lingkungan yang mendukung dan memotivasi anggotanya untuk belajar secara kolaboratif. Dalam komunitas belajar, anggota dapat saling membantu dan memberikan umpan balik, serta berbagi sumber daya dan pengalaman belajar mereka.

Komunitas belajar dapat terbentuk secara online maupun offline, dan biasanya memiliki berbagai kegiatan seperti diskusi, kelas, workshop, dan proyek kolaboratif. Bergabung dalam komunitas belajar dapat membantu meningkatkan motivasi dan konsistensi belajar, serta memperluas jaringan sosial dan profesional.

Prinsip Komunitas Praktisi adalah suatu pendekatan dalam membangun komunitas belajar yang berfokus pada kepentingan praktis anggotanya dalam memecahkan masalah atau meningkatkan keterampilan dan pengetahuan mereka. Berikut adalah beberapa langkah untuk membangun komunitas belajar efektif dengan prinsip Komunitas Praktisi:

Tentukan tujuan dan tujuan komunitas: Definisikan dengan jelas tujuan dan tujuan komunitas belajar Anda. Apa yang ingin dicapai oleh anggota komunitas? Apa masalah atau tantangan yang ingin dipecahkan? Dengan tujuan yang jelas, anggota komunitas akan lebih termotivasi untuk terlibat dan berpartisipasi.

Identifikasi anggota potensial: Temukan orang-orang yang memiliki minat dan tujuan yang sama dengan komunitas Anda. Cari di forum online, media sosial, atau dalam jaringan Anda. Pastikan anggota potensial memiliki latar belakang yang beragam sehingga dapat menambah nilai diskusi dan pemecahan masalah.

Gunakan platform komunikasi yang efektif: Pilih platform yang tepat untuk komunikasi dan kolaborasi antar anggota komunitas, seperti grup Facebook, Slack, atau forum online. Pastikan platform yang dipilih mudah diakses, aman, dan dapat memfasilitasi diskusi, pertanyaan, dan jawaban antar anggota komunitas.

Jadwalkan pertemuan secara teratur: Atur pertemuan komunitas secara teratur untuk membahas topik terkait dengan tujuan komunitas. Pastikan jadwalnya teratur dan konsisten sehingga anggota komunitas dapat memperkirakan waktu mereka dan merencanakan sesuai.

Prinsip Komunitas Praktisi adalah suatu pendekatan dalam membangun komunitas belajar yang berfokus pada kepentingan praktis anggotanya dalam memecahkan masalah atau meningkatkan keterampilan dan pengetahuan mereka. Berikut adalah beberapa langkah untuk membangun komunitas belajar efektif dengan prinsip Komunitas Praktisi:

  1. Tentukan tujuan dan tujuan komunitas: Definisikan dengan jelas tujuan dan tujuan komunitas belajar Anda. Apa yang ingin dicapai oleh anggota komunitas? Apa masalah atau tantangan yang ingin dipecahkan? Dengan tujuan yang jelas, anggota komunitas akan lebih termotivasi untuk terlibat dan berpartisipasi.
  2. Identifikasi anggota potensial: Temukan orang-orang yang memiliki minat dan tujuan yang sama dengan komunitas Anda. Cari di forum online, media sosial, atau dalam jaringan Anda. Pastikan anggota potensial memiliki latar belakang yang beragam sehingga dapat menambah nilai diskusi dan pemecahan masalah.
  3. Gunakan platform komunikasi yang efektif: Pilih platform yang tepat untuk komunikasi dan kolaborasi antar anggota komunitas, seperti grup Facebook, Slack, atau forum online. Pastikan platform yang dipilih mudah diakses, aman, dan dapat memfasilitasi diskusi, pertanyaan, dan jawaban antar anggota komunitas.
  4. Jadwalkan pertemuan secara teratur: Atur pertemuan komunitas secara teratur untuk membahas topik terkait dengan tujuan komunitas. Pastikan jadwalnya teratur dan konsisten sehingga anggota komunitas dapat memperkirakan waktu mereka dan merencanakan sesuai.
  5. Gunakan metode pembelajaran yang berbeda: Gunakan metode pembelajaran yang berbeda seperti presentasi, diskusi, studi kasus, atau proyek kolaboratif. Dengan berbagai metode pembelajaran, anggota komunitas akan terlibat lebih aktif dalam diskusi dan pembelajaran.
  6. Berikan pengakuan dan apresiasi: Berikan pengakuan dan apresiasi kepada anggota komunitas yang berkontribusi aktif dalam diskusi dan pembelajaran. Ini akan memotivasi anggota untuk tetap berpartisipasi dan berkontribusi dalam komunitas.
  7. Evaluasi dan perbaiki: Evaluasi secara teratur tujuan dan pencapaian komunitas belajar Anda. Tinjau proses pembelajaran dan metode yang digunakan, serta terus berinovasi untuk meningkatkan efektivitas dan kebermanfaatan komunitas.








Senin, 10 April 2023

Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila

 Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila

MODUL PROYEK
PENGUATAN PROFIL
PELAJAR PANCASILA
SAYURKU
NUTRISIKU

Gaya Hidup Berkelanjutan
Fase B – Kelas 4
MUHAMMAD HAMDANI
SD Negeri 009 Ratte

Download : Modul Proyek 

Kurikulum Operasional Satuan Pendidikan ( KOSP )

 Kurikulum Operasional Satuan Pendidikan ( KOSP )




Kurikulum adalah merupakan  panduan operasional pada  satuan pendidikan terdiri dari  seperangkat atau suatu sistem  perencanaan dan pengaturan  mengenai bahan pembelajaran  yang dapat di pedomani dalam aktivitas PBM untuk mencapai  tujuan pendidikan.



Ekstrakurikuler

 Ekstrakurikuler

Ekstrakurikuler adalah kegiatan pembelajaran di luar jam belajar efektif.

Ekstrakurikuler adalah kegiatan non-pelajaran formal yang dilakukan peserta didik sekolah atau universitas, umumnya di luar jam belajar kurikulum standar. 

Ekstrakurikuler adalah kegiatan yang dilakukan di luar jam pelajaran yang bertujuan untuk mengembangkan potensi dan bakat siswa di bidang-bidang tertentu, seperti olahraga, seni, dan lain-lain. Kegiatan ekstrakurikuler dapat dilakukan di dalam maupun di luar sekolah dan diikuti secara sukarela oleh siswa.

Beberapa contoh kegiatan ekstrakurikuler di sekolah antara lain klub bahasa, klub olahraga, klub musik, klub jurnalistik, dan sebagainya. Kegiatan ekstrakurikuler ini diharapkan dapat membantu siswa mengembangkan keterampilan, kepercayaan diri, kepemimpinan, dan kemampuan sosial.

Selain itu, kegiatan ekstrakurikuler juga dapat membantu siswa menemukan minat dan bakat yang sesuai dengan dirinya, sehingga dapat membantu mereka memilih jalur karir yang tepat di masa depan.

Kegiatan dari ekstrakurikuler ini sendiri dapat berbentuk kegiatan pada seniolahraga, pengembangan kepribadian, dan kegiatan lain yang bertujuan positif untuk kemajuan dari siswa-siswi itu sendiri. Kegiatan-kegiatan ini ada pada setiap jenjang pendidikan dari sekolah dasar sampai universitas. Kegiatan ekstrakurikuler ditujukan agar siswa dapat mengembangkan kepribadian, bakat, dan kemampuannya di berbagai bidang di luar bidang akademik. Kegiatan ini diadakan secara swadaya dari pihak sekolah maupun siswa-siswi itu sendiri untuk merintis kegiatan di luar jam pelajaran sekolah.

Kegiatan Ekstrakurikuler yang saat ini berjalan di SDN 009 Ratte yakni Ekstrakurikuler Kepramukaan, Ekstrakurikuler Kesenian yakni musik bambu,  Ekstrakurikuler Keagmaan.




Minggu, 09 April 2023

Profil Pelajar Pancasila

 Profil Pelajar Pancasila



Intrakurikuler

 Intrakurikuler Kurikulum Merdeka



Intrakurikuler adalah kegiatan atau program yang dilaksanakan di dalam jam pelajaran dan terintegrasi dengan kurikulum yang disusun oleh pihak sekolah. Kegiatan intrakurikuler memiliki tujuan untuk meningkatkan kemampuan akademik siswa serta mengembangkan keterampilan sosial dan kepribadian yang sesuai dengan kurikulum yang telah ditetapkan.

Contoh kegiatan intrakurikuler di sekolah antara lain pembelajaran dalam kelas, ujian, tugas dan praktek, pengembangan kurikulum, seminar, dan lain-lain. Kegiatan ini direncanakan dan disusun oleh pihak sekolah dengan tujuan untuk memenuhi standar pembelajaran yang telah ditetapkan.

Melalui kegiatan intrakurikuler, siswa dapat memperoleh pengetahuan dan keterampilan yang dibutuhkan untuk mengejar tujuan akademik mereka. Selain itu, kegiatan ini juga dapat membantu siswa meningkatkan keterampilan sosial, seperti kemampuan berkomunikasi dan bekerja sama dalam tim, yang diperlukan dalam kehidupan sehari-hari dan di dunia kerja nanti.

ARKAS BOS

Dapodikdasmen

Komunitas Belajar

KBSH

Komunitas belajar adalah kelompok orang yang memiliki minat atau tujuan yang sama untuk belajar dan saling berbagi pengetahuan. Biasanya, komunitas belajar terdiri dari orang-orang yang ingin meningkatkan kemampuan atau keahlian dalam suatu bidang tertentu, seperti bahasa asing, pemrograman, seni, atau olahraga.
Tujuan utama dari komunitas belajar adalah untuk menciptakan lingkungan yang mendukung dan memotivasi anggotanya untuk belajar secara kolaboratif. Dalam komunitas belajar, anggota dapat saling membantu dan memberikan umpan balik, serta berbagi sumber daya dan pengalaman belajar mereka.
Komunitas belajar dapat terbentuk secara online maupun offline, dan biasanya memiliki berbagai kegiatan seperti diskusi, kelas, workshop, dan proyek kolaboratif. Bergabung dalam komunitas belajar dapat membantu meningkatkan motivasi dan konsistensi belajar, serta memperluas jaringan sosial dan profesional.

 

Sabtu, 08 April 2023

Praktik Baik Supervisi Akademik

 Praktik Baik Supervisi Akademik



Secara definisi, supervisi akademik merupakan serangkaian aktivitas yang bertujuan untuk memberikan dampak secara langsung pada guru dan kegiatan pembelajaran mereka di kelas. Supervisi akademik perlu dimaknai secara positif sebagai kegiatan berkelanjutan yang meningkatkan kompetensi guru sebagai pemimpin pembelajaran. Dalam mencapai tujuan pembelajaran yakni pembelajaran yang berpihak pada anak. Karenanya kegiatan supervisi akademik hanya memiliki sebuah tujuan yakni pemberdayaan dan pengembangan kompetensi diri dalam rangka peningkatan performa mengajar dan mencapai tujuan pembelajaran (Glickman, 2007, Daresh, 2001).

salah satu Tupoksi Kepala Sekolah sebagai Supervisor dan Evaluator yakni melaksanakan supervisi dengan tujuan pemberdayaan dan pengembangan kompetensi diri dalam rangka peningkatan performa mengajar dan mencapai tujuan pembelajaran.

Kegiatan supervisi kadang dilaksanakan oleh kepala sekolah bahkan terkesan diabaikan, hal ini di sebabkan karena beberapa alasan yaitu kurangnya komitmen kepala sekolah terhadap Program kerja Kepala Sekolah yang telah disusunnya, bdan atau kurang memahami prosedur pelaksanaan supervisi. dan beberapa guru merasa terbebani dengan kegiatan supervisi merasa kurang percaya diri untuk di supervisi.

Siklus pelaksanaan Supervisi meliputi 3 Tahap yakni :

Tahap 1, Pra Observasi

Ada alasan penting mengapa diskusi dengan guru sebelum kegiatan observasi kelas dibutuhkan. Pertama, diskusi awal ini membangun kepercayaan dari guru kepada pimpinan sekolah sebagai supervisor yang profesional karena merencanakan kegiatan ini dengan baik.

Kedua, Diskusi awal memberikan perasaan tenang mengenai tujuan dari rangkaian supervisi klinis. Supervisor menempatkan diri sebagai mitra atau rekan seperjalanan mereka dalam pengembangan diri.

Ketiga kesepakatan yang dihasilkan pada tahap ini mengenai aspek-aspek pengembangan yang akan diobservasi memberikan rasa percaya diri dan motivasi internal karena guru merasakan keterlibatan aktif dalam proses. Guru diberikan kesempatan untuk menyampaikan rancangan pembelajaran dan apa yang menjadi target pengembangan untuk diobservasi. dari hasil observasi ini perangkat admisitrasi guru terpenuhi dengan baik sesuai dengan instrumen yang di bagikan.Adapun hasil diskusi ini yakni menyepakati area pengembangan pada aspek koginitif dan keterampilan siswa dalam melakukan percobaan serta menumbuhkan keaktifan siswa. Strategi yang di persiapkan yakni dengan menerapkan pembelajaran derdiferensiasi yakni dengan memenuhi kebutuhan belajar siswa seperti sarana media audio visual, memanfaatkan lingkungan luar kelas, melakukan percobaan.

Tahap 2. Observasi Proses Pembelajaran

Observasi proses pembelajaran adalah aktivitas pengamatan oleh supervisor pada saat guru melaksanakan pembelajaran di kelas. Tujuan utama tahap ini adalah mengambil data atau informasi secara obyektif mengenai aspek pengembangan yang sudah disepakati. Motif pelaksanaan observasi kelas ini harus berawal dari kebutuhan pembelajaran murid dan kebutuhan pengembangan potensi guru serta pemahaman bahwa observasi ini dilakukan supervisor bersama-sama dengan guru.

Berdasarkan hasil observasi proses pembelajaran terkait dengan kesepakatan awal mengenai area yang akan dikembangkan yakni menyepakati area pengembangan pada (aspek koginitif dan keterampilan siswa dalam melakukan percobaan, serta menumbuhkan keaktifan siswa) dapat di simpulkan target capaian sudah terpenuhi. pemahaman siswa terhadap materi, keterampilan dalam mengkomonukasikan pemahaman serta keaktifan siswa dalam proses pembelajaran, stretegi pembelajaran diferensiasi terlaksana dengan baik.

Tahap 3. Pasca Observasi ( Refleksi dan Tindak lanjut )

Dalam diskusi pasca-observasi, supervisor dapat menggunakan model percakapan untuk refleksi dan percakapan untuk kalibrasi dengan menggunakan data yang telah diambil pada saat kunjungan kelas sesuai dengan kesepakatan akan aspek- aspek yang hendak diperhatikan. Supervisor memberikan ruang bagi guru berefleksi. pada saat analisis hasil data observasi dan melalui percakapan coaching, guru dapat menemukan sendiri area pengembangan selanjutnya.

Kegiatan supervisi akademik tidaklah berhenti saat rangkaian supervisi klinis selesai. Dengan prinsip berkesinambungan dan memberdayakan, seorang supervisor meneruskan hasil dari tahapan pelaksanaan supervisi akademis dan klinis sebaga pijakan lanjutan bagi proses tindak lanjut yang meliputi refleksi, perencanaan pengembangan diri dan pengembangan proses pembelajaran. Kegiatan tindak lanjut dapat berupa kegiatan langsung yakni diskusi saat observasi berlangsung atau dituangkan dalam instrumen supervisi, Berdasarkan hasil observasi proses pembelajaran terkait dengan kesepakatan awal mengenai area yang akan dikembangkan yakni menyepakati area pengembangan pada (aspek koginitif dan keterampilan siswa dalam melakukan percobaan, serta menumbuhkan keaktifan siswa) dapat di simpulkan target capaian sudah terpenuhi. pemahaman siswa terhadap materi, keterampilan dalam mengkomonukasikan pemahaman serta keaktifan siswa dalam proses pembelajaran, stretegi pembelajaran diferensiasi terlaksana dengan baik. namun masih terdapat catatan perbaikan pada aspek menumbuhkan keaktifan siswa terlihat siswa aktif dengan dirinya sendiri namun masih kurang dalam kolaborasi kelompok diskusinya, hal ini menjadi catatan tindak lanjut yang dituangkan dalam instrumen dan juga akan dijadikan agenda pembahasan pada komunitas belajar SDN 009 Ratte. 

Instrumen Supervisi : Instrumen Supervisi Akademik


Keagamaan

 Ektrakurikuler Keagamaan



Ekstrakurikuler keagamaan adalah kegiatan di luar jam pelajaran yang memiliki fokus pada pengembangan nilai-nilai keagamaan bagi siswa. Kegiatan ini melibatkan kegiatan-kegiatan seperti diskusi, pembelajaran agama, doa bersama, sholat berjamaah, kajian kitab suci, dan kegiatan sosial yang berbasis keagamaan.

Ekstrakurikuler keagamaan di sekolah bertujuan untuk memberikan pemahaman yang lebih dalam dan komprehensif mengenai nilai-nilai agama, serta memupuk sikap toleransi dan menghormati perbedaan agama. Selain itu, kegiatan ini juga dapat membantu siswa memperkuat nilai-nilai moral, karakter, dan kepribadian yang berlandaskan pada agama.

Beberapa contoh kegiatan ekstrakurikuler keagamaan di sekolah antara lain klub sholat, klub pembacaan Al-Quran, dan kegiatan-kegiatan sosial seperti bakti sosial dan bakti lingkungan yang dilakukan dengan prinsip-prinsip keagamaan. Kegiatan ekstrakurikuler keagamaan dapat memberikan pengalaman dan pembelajaran yang berharga bagi siswa, serta membantu mereka menumbuhkan sikap positif dan berkarakter yang mampu diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari.

Seni musik bambu

 Seni musik bambu



Ekstrakurikuler seni musik bambu adalah salah satu kegiatan ekstrakurikuler yang bertujuan untuk mengembangkan keterampilan siswa di bidang musik tradisional Indonesia yang menggunakan alat musik bambu, seperti angklung, gamelan, dan sebagainya.

Kegiatan ekstrakurikuler ini biasanya diikuti oleh siswa yang memiliki minat dan bakat di bidang musik, terutama musik tradisional. Selain itu, kegiatan ini juga dapat membantu siswa mengembangkan kreativitas, kepekaan seni, kerja sama, dan kedisiplinan.

Dalam kegiatan ekstrakurikuler seni musik bambu, siswa akan diajarkan tentang teknik bermain alat musik bambu, teknik memainkan lagu-lagu tradisional, dan juga akan diberikan pelatihan dalam mengatur harmonisasi dan melodi dari suatu lagu.

Kegiatan ekstrakurikuler seni musik bambu ini dapat memberikan pengalaman yang unik dan berbeda bagi siswa, serta dapat memperkenalkan budaya dan seni tradisional Indonesia yang kaya kepada mereka

Gerakan Pramuka Gudep SDN 009 Ratte

 Pramuka adalah organisasi di gugus depan



Ekstrakurikuler Pramuka adalah kegiatan yang dilakukan di luar jam pelajaran yang bertujuan untuk membentuk karakter siswa melalui kegiatan-kegiatan yang bersifat petualangan, belajar mandiri, dan pengembangan diri. Kegiatan pramuka meliputi kegiatan-kegiatan seperti berkemah, hiking, orienteering, pembuatan bivak, memasak, dan kegiatan-kegiatan lain yang menumbuhkan jiwa petualangan dan belajar mandiri.

Pramuka bertujuan untuk membentuk kepribadian yang mandiri, bertanggung jawab, disiplin, dan memiliki keterampilan dalam kehidupan di alam bebas serta sosial. Selain itu, kegiatan pramuka juga memberikan pengalaman dalam hal kepemimpinan, kerja sama dalam tim, dan pengembangan diri yang dapat membantu siswa menjadi pribadi yang berkarakter dan siap menghadapi tantangan di masa depan.

Kegiatan ekstrakurikuler Pramuka di sekolah meliputi kegiatan latihan, penggalangan dana, perlombaan, dan kegiatan-kegiatan lain yang menunjang program pramuka. Pramuka merupakan kegiatan ekstrakurikuler yang populer dan terkenal di Indonesia, dan telah membentuk banyak generasi pemuda yang berkarakter kuat dan berjiwa petualang.